Kuber TRILOGY Oleh: Pengagum / Kategory: Tragedi - 01:38 AM - 03/21/2002 …Malam itu, kehengingan adalah harapannya, sambil mengeletakan tubuh aduhainya -sayup-sayup suara biduan-biduan ganteng dari sebuah kelompok vokal yang lebih dikenal dengan istilah boysband mengalun dari tape membumungkan khayal romantis dari si KUMIS Beratjoen. Matanya sayu memandangi satu persatu poster -poster dikamarnya, sebelah kirinya adalah BackStreet Boys, di depannya, Nsync, di kanan dua poster, westlife dan boyzone. hanya satu poster biduan yang berjenis kelamin perempuan, dia adalah britney spears,lenkap dengan tatap mata dan udelnya tentu. Tak terasa, senandung chowo-chowo biduan nan manis itu telah menghantarnya ke alam mimpi, dalam mimpi dia berada di antara mereka, dalam sebuah konser, tiada yang seindah bila bermimpi menjadi salah satu personil boysband pujaan, dipuja gadis gadis maniss yang menjerit-jerit histeris. hariisss harissss Setelah lagu pertama selesai (masih dlm mimpi), bang kumis pun tampil kedepan, sambil perlahan membuka bajunya, dan terlihatlah perutnya yg uuuh bikin abg teriak “nggak kuku…” lalu disambarnya mike sambil berteriak… “kang dadaaang paling ganteng, aku suka sampean, suka sekaliiii…” aku sinden tukang nyanyi…”??? sambil terheran-heran sendiri, bang fadil terus bernyanyi… Goyang doMbret…owww, goyang doMbret!, … nang ning nang ning keuuuung nangningnang ning keeeng!!…” Dan (masih dalam mimpi) para penonton tampak bingung dengan tingkah bang Fadil KUMIS ini, lalu mereka satu-demi satu pergi, saat itu bang kumis pun terbangun dari mimpi dengan keringat membanjir di jidatnya… ohh ternyata gue mimpi, pikirnya,… lalu terdenganar teriakan yg mengagetkannya … “ooocheh tengkyu!!!” lagu bericutnya… accchuuu chochaaahhh!!! (maksuknya ado domba - judul sebuah lagu dangdut cukup terkenal)” Baru bang KUMIS BERATJOEN sadar, bahwa ada acara dangdutan lagi malam itu, di tempat seperti biasa, dilapangan depan rumahnya, yang digelar oleh para pemuda-pemuda disana. Dengan geram, Bang Kumis BEratjoen pun bergegas.. sudah 3 hari, Bang KUMIS BERATJOEN gak bisa tidur nyenyak… ini tidak bisa dibiarkan, kapan giliran saya untuk menikmati backstreetboys, boyzone, dan wes ewes ewes westlife!!??? katanya keras di hp pada sohib kentalnya, preman sangar berbody aduhai, bernama HASSANN ( Dengan dua S dan dua N), -dia berkenalan dg SIKUMIS BERATJOEN di atrium akhir tahun lalu dan sama-sama anggota PBK ( penggemar baju ketttttaatt).- Kamu kesini deh, kita harus bereskan masalah ini. kita harus beri pelajaran! kata KUMIS.. Oke pren!, desis si HaSSaNN, “sebagai pren, kita siap deh membantu, asal traktirrr bo’.. hehe, saya akan kerahkan teman-teman kita ya bo hihihiihi” Maka, 1 jam kemudian… dengan harli dapidsennya bang kumis menerobos ketengah lapangan tempat orang-orang lagi asoy berjoget, dari sisi kiri datang pasukan berbaju hitam dan.. ketat menghambur sambil memukul, menendang, mencubit, menjewer dan mengigit siapa saja yang ada disana, mudah untuk dibedakan antara kawan & lawan karena Pasukan SIKUMIS BERATJOENmenggunakan pakaian yang hampir sama… ketat, dari sisi kanan, menerjang sekitar 50 orang - juga berbanju ketat - mereka juga menghajar, menjepit bahkan tak segan-segan menjilat (iiih)… membuat para dangduters lari terbirit-birit sambil bergidik-gidik. Dalam sekejap, hiruk pikuk itu reda, para pemain orkes sudah ngacir melarikan diri dari tadi, Dan Di atas Panggung kini berdiri dengan anggun… si KUMIS BERAJOEN. matanya terpejam… tangannya mengepal keudara, lalu keluar kata-kata… SEMUANYA… TANGAN DIATAS!! Disambut oleh teriakan histeriss pasukannya… hidup KUMIS BERATJOEN!! lalu malam itu kegembiraan dituntaskan dengan penampilan para boysband tiruan - menyanyi, menari hingga pagi. Sejak itulah Pasukan Penggemar baju ketat (pbk) yang kini telah diganti menjadi KUBER BOYS sebagai penghormatan pada sang idola, SI KUMIS BERATJOEN itu mulai dipandang. Kelompok yang semula tidak digubris ini, mulai ditakuti, tak ada lagi pemuda yang berani mencolek anggotanya seperti dulu - Dan yang penting: TIDAK ADA LAGI ORKES DANGDUT DI DEPAN RUMAHNYA. Untuk menanamkan terus wibawa pasukannya, Sang Pemimpin Pasukan KUBER, Bang Kumis berajtoen terus melancarkan aksi-aksinya disetiap kesempatan. Maka setiap ada panggung dangdut, si Kumis Beratjoen dan kawan-kawannya akan mengacau, membuat ricuh, mengancam, mengintimidasi, menciluk eh’ … menculik. Hal ini membuat para dangduter ketarketir dan tertekan, bayangkan, dimana mereka bisa joget dengan bebas lagi, bahkan mendengarkan saja sudah terancam, kan anak buah Bang Kumis Beratjoen ada dimana-mana menebar teror pada para dangduters. Mereka juga diperintahkan: setiap dijumpai kaset/cd dangdut, maka kaset akan diinjak-injak sampai hancur dan CD akan dipatahkan -“krek”, lalu sambil tersenyum, dikeluarkan kaset backstritboy atau westlife dan nsync sebagai ganti. … BERSAMBUNG ….. ==================================== Apakah yang akan terjadi selanjutnya? bagai mana reaksi para raja dangdut, seperti bang ROMA ih’RAME atau Bang RAMA Aih’PAMA… Lalu bagai mana Nasib si Hassann, yang kini seperti di tinggalkan oleh para anak buahnya sejak si KUMIS BERATJOEN (yang di bantunya) secara perlahan mengambil alih posisinya. Juga kisah cinta segi 6 (atau 7 ya?) antara SI KUMIS, Sihassann dan para biduan-biduan Dangdut yang dimangsa si kumis. Ikuti intrik-intrik licik berpadu dengan kisah romantis di seri berikutnya…
Radiohead - Videotape (Scotch Mist)
Midsummer’s Day in a Graveyard
Easyjets crawled across the sky, into the west wind. I read; in loving memory of.what will survive of us is love, love is eternal, here rests for a time.
Perhaps the dead lie happily in the well-tended plots, or perhaps they prefer the forgotten, overgrown corners. Perhaps they prefer their names obliterated by time and the weather. Perhaps not.
There was only the sound of the strong west wind in that place, and I wasn’t there for very long before I thought that I should leave.
1. Richard Ashcroft - You On My Mind In My Sleep (1999)
2. Embrace - Gravity
3. Radiohead - All I Need
4. Citizen Cope - Sideways
5. Elbow - Mirrorball
itu dulu untuk hari ini, semoga bisa menemani para galauwer yg lagi gallau…